Rabu, 18 Mei 2011

SAMBUTAN WAKIL BUPATI LABUHANBATU UTARA PADA ACARA PEMBUKAAN BIMBINGAN TEKNIS PENATAUSAHAAN KEUANGAN DAERAH TAHUN 2011


     Aekkanopan. H. Minan Pasaribu, SH, MM (Wakil Bupati Labuhanbatu Utara) membuka secara resmi Bimbingan Teknis Penatausahaan Keuangan Daerah Tahun 2011 di Aula SMA Negeri 1 Kualuh Hulu-Aekkanopan yang dihadiri oleh TIM BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Tim Pengelola SIMDA Keuangan Pusat selaku Nara Sumber pada acara tersebut, Sekretaris Daerah beserta Para Asisten Sekdakab Labuhanbatu Utara, Para  Unsur SKPD se-Kabupaten Labuhanbatu Utara dan beberapa peserta dari bendahara masing-masing SKPD se-kabupaten Labuhanbatu Utara.

             Sejak digulirnya paket Undang-Undang Keuangan Negara yaitu Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 1 tahun 2004 Tentang Pembendaharaan Negara, Undang-Undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan dan Tanggungjawab Keuangan, semua Peraturan Perundang-undangan terkait Pengelolaan Keuangan Negara baik Pusat maupun Daerah terus mengalami perubahan. Berbagai peraturan terkait penatausahaan dan akuntansi keuangan di Daerah juga turut mengalami perubahan. Hal ini bisa kita lihat dengan dikeluarkannya PP No. 58 Tahun 2006 tentang pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tentang standard akuntansi pemerintahan serta permendagri Nomor 13 Tahun 2006 sebagaimana yang telah disempurnakan dengan permendagri Nomor 59 tahun 2008 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Para Peserta Bimbingan Tekhnis Penatausahaan Keuangan Daerah
            Seriring dengan perubahan Perundang-undangan di bidang pengelolaan keuangan ini. pemerintah tentu tidak boleh tinggal diam dan harus melakukan langkah-langkah penyesuaian. Pemahaman Keuangan harus segera diberikan kepada seluruh aparatur terutama kepada aparat yang berkecimpung dalam bidang pengelolaan keuangan. Untuk memahami dan melaksanakan perubahan dan peraturan perundang-undangan di atas bukanlah hal yang mudah, dimana Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara sangat menyadari keterbatasan SDM aparatur yang dimiliki saat ini, Baik dari segi kuantitas maupun kualitas yang memiliki kompetensi dalam bidang Pengelolaan Keuangan dimaksud. Mengingat perubahan yang terjadi sangat mendasar dan sangat berbeda dengan Peraturan Perundang-undangan Pengelolaan Keuangan sebelumnya, maka Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara secara bertahap harus terus melakukan pembinaan SDM yang ada.

            Salah satu strategi pembinaan yang akan dilakukan adalah dalam bentuk bimbingan teknis tentang pengelolaan keuangan, khusunya menyangkut penatausahaan dan akutansi sebagaimana kita laksanakan pada hari ini. Dengan pembekalan melalui BIMTEK ini diharapkan para Peserta dapat menyerap Ilmu yang disampaikan oleh para nara sumber dengan harapan bahwa pengetahuan yang diperoleh dari BIMTEK ini dapat membantu para peserta dalam melaksanakan penatausahaan keuangan dalam upaya meningkatkan kerja di instansi saudara masing-masing.

          Dan kepada TIM BPKP Perwakilan Sumut serta Nara Sumber yang bersedia hadir dalam bimtek ini kami ucapkan selamat datang di Aekkanopan mudah-mudahan selama berada di Aekkanopan kami doakan tetap dalam keadaan sehat serta betah tinggal dalam beberapa hari di kota kami ini. kami berharap agar dapat membekali pengetahuan di bidang pengelolaan keuangan kepada peserta BIMTEK  yang nantinya dari BIMTEK ini Penatausahaan dan Pengelolaan Keuangan pada SKPD masing-masing dapat terlaksana dengan baik. Kepada Peserta saya meminta jagan pernah berhenti untuk belajar dan ikutilah BIMTEK ini dengan sungguh-sungguh sebagai komitmrn saudara demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu Utara yang kita cintai ini.

H. MINAN PASARIBU, SH, MM MEMBUKA ACARA SARASEHAN WAWASAN KEBANGSAAN MENYAMBUT HARI KEBANGKITAN BANGSA TAHUN 2011

        Aekkanopan. H. Minan Pasaribu, SH, MM (Wakil Bupati Labuhanbatu Utara) secara resmi membuka Acara Sarasehan Wawasan Kebangsaan Menyambut Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2011 di Aula  SMA Negeri 1 Aekkanopan, yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Utara, Para Staff Ahli, Asisten Sekdakab, Para Kepala SKPD, Wakil Ketua DHC'45 Kab. Labuhanbatu, Ketua MUI Labuhanbatu Utara, Para Camat, Danramil, Kapolsek, Sdr. Ketua OKP, Ormas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda, Rekan Insan Pers dan LSM dan Para Mahasiswa, Siswa/i Se Kabupaten Labuhanbatu Utara.

       Setiap Negara pada Umumnya mempunyai wawasan kebangsaan demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. Secara singkat wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan cita-cita dan tujuan nasionalnya, atau dengan kata lain wawasn kebangsaan merupakan pokok-pokok pikiran tentang cita-cita  leluhur dan tujuan nasional suatu bangsa. Namun saat ini kesadaran berbangsa kian memudar, jangan sampai rasa nasionalisme dan komitmen kebangsaan mengarah pada jurang pergeseran degradasi. Wawasan kebangsaan bertujuan menghidupkan kembali semangat kebangsaan, mendorong terwujudnya hidup yang harmonis menjaga keutuhan bangsa yang berdasarkan pada pancasila dan UUD 1945.

Pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2011 mengambil thema " Dengan semangat harkitnas Ke-103 tahun 2011, Kita Wujudkan Kebangsaan yang Berkarakter, Bersatu dan Berdaya Saing, Menuju Masyarakat yang Sejahtera

Maka pada kesempatan sarasehan ini, saya mengajak semua elemen masyarakat Labuhanbatu Utara khusunya generasi muda untuk mensosialisasikan kembali : 
  1. Bhineka Tunggal Ika
  2. Pancasila
  3. Undang-Undang Dasar 1945
  4. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Dalam kesempatan ini saya ucapkan terima kasih kepada panitia HARKITNAS yang telah melaksanakan acara sarasehan wawasan kebangsaan ini. dan juga kepada wakil ketua dewan harian cabang 45 Kabupaten Labuhanbatu yaitu Bpk. Ir. H. Zainul Wahid yang berkenan hadir sebagai pembicara mudah-mudahan dengan pengetahuan dan pengalaman yang bapak miliki akan dapat memberikan materi ceramah tentang wawasan kebangsaan yang meliputi Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, UUD 1945 dan NKRI kepada hadirin terkhusus kepada para Generasi Muda Indonesia sebagai harapan dan pemimpin bangsa di masa depan. dengan dilaksnakannya acara ini diharapkan kepada kita semua yang hadir tergugah kembali akan nilai-nilai luhur Bhineka Tunggal Ika dan mengingatkan kembali atas perjalanan sejarah kebangkitan nasional yang merupakan masa bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan belanda dan jepang.
Seperti kita ketahui melalui media massa baik telivisi maupun surat kabar di negara kita telah muncul radikalisme, terorisme dan negara Islam indonesia (NII) dan pencucian otak yang direkrut adalah Generasi muda yang terjadi di Pulau Jawa walaupun kita belum mengetahui ada di daerah kita. menjadi ancaman bagi bangsa indonesia. setelah terjadinya bom bali pada tanggal 12 oktober 2002 pemerintah mengeluarkan intruksi presiden nomor 4 Tahun 2002 dalam rangka menanggulangi tindakan terorisme. Pada sosialisasi BNPT RI pada tanggal, 27 April 2011 di Grand Aston City Hall Medan untuk memperkrnalkan kepada masyarakat SUMUT agar mengetahui kelembagaan tugas pokok dan fungsi BNPT untuk menanggulangi terorisme berada di RT-RT Dusun/Lingkungan sehingga sukar diketahui oleh BNPT melalui segenap komponen dan Kerjasama dengan Masyarakat kita dapat menangkal, mencegah dan memberantas terorisme.